Cerita lengkapnya
Alexander Graham Bell ingin orang menjawab telepon dengan 'ahoy', sapaan para pelaut. Tapi pada 15 Agustus 1877, Thomas Edison menulis surat: 'Saya rasa kita tak perlu bel panggil, karena Hello! bisa terdengar dari jarak 3 sampai 6 meter.' Waktu itu 'hello' masih kata yang jarang dipakai, variasi dari 'hallo' atau 'hullo' untuk memanggil perhatian. Saat sentral telepon komersial pertama dibuka di New Haven tahun 1878, kata usulan Edison ikut masuk buku panduannya.
Tahun 1889, operator telepon sudah dijuluki 'hello girls', padahal banyak perusahaan menyuruh mereka bilang 'Number, please' (nomor berapa?). Di Perang Dunia I, lebih dari 200 perempuan Amerika yang fasih dua bahasa bertugas sebagai 'Hello Girls' di Prancis, menyambungkan telepon dekat garis depan. Militer AS menganggap mereka warga sipil, dan baru tahun 1977, hampir 60 tahun kemudian, mereka diakui sebagai veteran.