1. Beranda
  2. Cerita
  3. Penemuan & benda sehari-hari
cerita teodolist

Penemuan & benda sehari-hari

Benda biasa dengan awal yang tak terduga, dari kertas tempel sampai plastik gelembung.

0:55 the last payphone Telepon umum terakhir di New York 0:57 the tape Toko rental video terakhir di Bumi 0:53 the letter Ke mana perginya surat tanpa alamat? 0:57 the first web page Situs web pertama di dunia masih online 0:53 the ulekan Rahasia batu gunung api di balik sambal ulek nenek 0:52 the bulb Lampu yang menyala sejak 1901 dan belum mau padam 0:57 the sticky note Post-it: dari lem gagal jadi benda wajib di meja kerja 0:52 the spring Slinky: pegas kapal yang jatuh lalu jadi mainan legendaris 0:49 the flip-flop Sandal jepit yang ketuker habis Jumatan 1:00 the bajaj Hari terakhir bajaj oranye di jalanan Jakarta 0:47 the button Tombol 'tutup pintu' di lift: berfungsi atau cuma plasebo? 1:02 the emoji Emoji hati pertama: 144 piksel dari Jepang, 1999 0:54 the bubble wrap Bubble wrap awalnya diciptakan sebagai wallpaper 0:55 the snooze button Kenapa tombol snooze 9 menit? Cerita roda gigi jam weker 1956 0:55 the box Kotak baja yang mengubah dunia: kapal kontainer pertama (1956) 0:58 the flyer Dari 12 detik di Kitty Hawk sampai Mars: perjalanan pesawat Wright 0:54 the burr Dari biji berduri di bulu anjing jadi Velcro 0:56 the duct tape Bagaimana lakban membantu memulangkan Apollo 13 0:49 the sock Sebenarnya kaus kaki yang hilang itu pergi ke mana? 0:55 the cube Penemu Rubik butuh sebulan untuk memecahkan kubusnya sendiri 0:55 the black box Kenapa 'kotak hitam' pesawat justru berwarna oranye 0:52 the candy bar Bagaimana cokelat yang meleleh melahirkan oven microwave 0:55 the floppy disk Disket: kenapa ikon 'save' adalah benda yang belum pernah dilihat anak zaman now 0:55 the modem Modem dial-up: kenapa internet dulu harus berteriak 0:53 the pet Tamagotchi: hewan peliharaan digital yang dilarang di sekolah 0:52 the pencil Pensil: tanpa timbal, garis yang sangat panjang, dan banyak kesalahan 0:53 the word Kenapa kita bilang 'halo' di telepon, bukan 'ahoy'