1. Beranda
  2. Cerita
  3. the mould
the mould

Penisilin: cawan berjamur yang mengubah dunia kedokteran

Penisilin ditemukan di cawan kotor yang tinggal menunggu dicuci.

Tonton dalam Bahasa Inggris →

Bagikan cerita ini WhatsApp X Facebook LinkedIn

Cerita lengkapnya

September 1928, Alexander Fleming pulang dari liburan ke laboratoriumnya di Rumah Sakit St Mary's, London. Di antara tumpukan cawan bakteri, ada satu yang ditumbuhi jamur, dan di sekelilingnya bakteri mati membentuk lingkaran bening. Cerita populer bilang sporanya masuk lewat jendela, tapi rekan-rekannya mengaku jendela itu selalu tertutup. Kemungkinan besar sporanya berasal dari laboratorium jamur satu lantai di bawahnya.

Fleming menamai 'sari jamur' itu penisilin dan menerbitkannya tahun 1929, tapi zat ini sulit dibuat dan cepat rusak. Satu dekade kemudian, tim Howard Florey dan Ernst Chain di Oxford berhasil memurnikannya dan membuktikan khasiatnya. Pabrik-pabrik di Amerika lalu memproduksinya besar-besaran, dibantu jenis jamur super produktif yang ditemukan di melon busuk di pasar Peoria, Illinois. Tahun 1945, ketiganya berbagi Hadiah Nobel.

Yang diucapkan narator

Ketuk satu baris untuk langsung ke sana.

Sumber

Setiap angka dan tanggal di layar kami periksa sebelum videonya dibuat.

Dibuat oleh teodolist studio

Mau seri video seperti ini?

Butuh video seperti ini untuk brand atau sekolah Anda?

Kami membuat ke-240 video ini, dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, masing-masing dari satu naskah. Kami membuat seri cerita untuk brand, sekolah, dan kanal.