1. Beranda
  2. Cerita
  3. the emoji
the emoji

Emoji hati pertama: 144 piksel dari Jepang, 1999

Emoji hati yang kamu kirim hari ini punya 'nenek moyang' yang cuma terdiri dari 144 piksel.

Tonton dalam Bahasa Inggris →

Bagikan cerita ini WhatsApp X Facebook LinkedIn

Cerita lengkapnya

Tahun 1999, Shigetaka Kurita, yang saat itu berusia pertengahan 20-an, sedang mengerjakan i-mode, layanan internet ponsel milik NTT Docomo di Jepang. Pesannya pendek dan layarnya mungil, jadi ia merancang 176 gambar kecil di kisi 12×12 piksel, terinspirasi manga, simbol ramalan cuaca, dan rambu jalan: matahari, payung, sepatu, wajah, dan hati.

Perusahaan ponsel Jepang lain lalu membuat versi masing-masing, dan tahun 2010 emoji masuk ke Unicode, standar yang membuat semua komputer bisa menampilkan karakter yang sama. Dari situlah emoji menyebar ke seluruh dunia. Tahun 2016, Museum of Modern Art di New York memasukkan 176 emoji asli Kurita ke koleksinya. Sekarang, hati merah termasuk emoji yang paling sering dipakai di dunia.

Yang diucapkan narator

Ketuk satu baris untuk langsung ke sana.

Sumber

Setiap angka dan tanggal di layar kami periksa sebelum videonya dibuat.

Dibuat oleh teodolist studio

Mau seri video seperti ini?

Butuh video seperti ini untuk brand atau sekolah Anda?

Kami membuat ke-240 video ini, dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, masing-masing dari satu naskah. Kami membuat seri cerita untuk brand, sekolah, dan kanal.