Cerita lengkapnya
Alfred Russel Wallace menjelajahi Nusantara selama delapan tahun, dari 1854 sampai 1862, dan mengumpulkan lebih dari 125.000 spesimen burung, kumbang, dan kupu-kupu. Saat menyeberang dari Bali ke Lombok tahun 1856, ia sadar burung-burungnya langsung berubah: jenis Asia di barat, kakatua dan burung madu khas Australia di timur. Penyebabnya Selat Lombok, yang begitu dalam sehingga tak pernah jadi jembatan darat, bahkan saat permukaan laut zaman es turun dan Bali menyatu dengan Jawa dan Asia.
Tahun 1858, sambil menggigil kena malaria di Maluku, Wallace merumuskan ide seleksi alam dan mengirim tulisannya dari Ternate kepada Charles Darwin, yang ternyata sudah 20 tahun diam-diam memikirkan hal yang sama. Tulisan mereka dibacakan bersama di London pada 1 Juli 1858, dan setahun kemudian terbit 'On the Origin of Species'. Batas yang dipetakan Wallace kemudian dinamai Garis Wallace oleh ahli biologi Thomas Huxley.