Cerita lengkapnya
Tahun 1988, mahasiswa biologi laut bernama Christian Sommer memelihara ubur-ubur Turritopsis yang mungil di pesisir Italia. Ia melihat hal aneh: ubur-ubur itu bukannya mati, malah menghilang lalu muncul lagi sebagai polip. Tahun 1996, peneliti Italia termasuk Ferdinando Boero memastikannya. Kata Boero, ini seperti kupu-kupu yang berubah lagi jadi ulat.
Prosesnya disebut transdiferensiasi. Dalam satu sampai tiga hari, sel-sel dewasanya berganti fungsi dan menyusun ulang diri menjadi polip, lalu dari polip itu tumbuh ubur-ubur baru. Di laboratorium, satu individu tercatat melakukannya lebih dari sepuluh kali. Tapi ia tidak benar-benar abadi, karena tetap bisa dimakan ikan atau kena penyakit. Beberapa kerabatnya, termasuk satu jenis ubur-ubur bulan, ternyata juga bisa melakukan hal serupa.