Cerita lengkapnya
Tahun 1500-an, ditemukan endapan grafit yang sangat murni di Borrowdale, Inggris. Orang mengira benda hitam lembut itu sejenis timbal, makanya dalam bahasa Inggris isi pensil disebut 'lead' sampai sekarang. Awalnya para gembala memakai grafit untuk menandai domba, sebelum ada yang berpikir membungkusnya dengan kayu. Padahal grafit itu karbon, unsur yang sama dengan berlian.
Isi pensil modern lahir tahun 1795. Saat itu Prancis sedang berperang dan tak bisa mendapat grafit dari Inggris, jadi Nicolas-Jacques Conté mencampur bubuk grafit dengan tanah liat lalu membakarnya. Makin banyak tanah liat, pensil makin keras dan terang (H). Makin banyak grafit, makin lembut dan hitam (B). Resep dasarnya masih dipakai sampai hari ini.