1. Beranda
  2. Cerita
  3. the tea bowl
the tea bowl

Kintsugi: seni Jepang memperbaiki tembikar pecah dengan emas

Kintsugi tidak menyembunyikan retakan. Kintsugi melapisinya dengan emas.

Tonton dalam Bahasa Inggris →

Bagikan cerita ini WhatsApp X Facebook LinkedIn

Cerita lengkapnya

Kintsugi, yang berarti 'sambungan emas', memakai urushi, pernis dari getah pohon lak, untuk merekatkan kembali tembikar yang pecah; sambungannya lalu ditaburi bubuk emas. Pekerjaannya pelan sekali: setiap lapisan pernis harus mengeras dulu di lemari yang hangat dan lembap, jadi satu perbaikan bisa makan waktu berminggu-minggu.

Kisah asal-usul yang sering diceritakan: pada abad ke-15, shogun Ashikaga Yoshimasa mengirim mangkuk teh Tiongkok kesayangannya yang retak untuk diperbaiki di Tiongkok, tapi mangkuk itu pulang dengan staples logam yang jelek. Mangkuk berstaples bernama Bakōhan itu memang ada, meski sisa ceritanya belum bisa dipastikan sejarawan. Kintsugi tumbuh bersama upacara minum teh dan rasa cinta pada wabi-sabi, keindahan dari hal-hal yang tak sempurna dan menua.

Yang diucapkan narator

Ketuk satu baris untuk langsung ke sana.

Sumber

Setiap angka dan tanggal di layar kami periksa sebelum videonya dibuat.

Dibuat oleh teodolist studio

Mau seri video seperti ini?

Butuh video seperti ini untuk brand atau sekolah Anda?

Kami membuat ke-240 video ini, dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, masing-masing dari satu naskah. Kami membuat seri cerita untuk brand, sekolah, dan kanal.