Cerita lengkapnya
Pedagang keliling di Indonesia itu seperti peta suara sebuah kampung. Tukang bakso mengetuk mangkuk dengan sendok, ting-ting-ting; tukang nasi goreng memukul wajan, tek-tek; dan tukang kue putu datang bersama siulan uap dari kukusan bambunya. Tak perlu teriak, warga langsung tahu siapa yang lewat hanya dari bunyinya.
Bakso sendiri berakar dari kuliner Tionghoa: namanya biasa dikaitkan dengan bahasa Hokkien, 'bak' yang berarti daging. Dari generasi ke generasi, bakso jadi salah satu makanan paling dicintai di Indonesia, dijual dari gerobak, sepeda, sampai warung kecil. Dan di banyak gang, abang bakso yang lewat tiap sore sudah seperti tetangga sendiri.