1. Beranda
  2. Cerita
  3. the typewriter
the typewriter

Mesin tik pinjaman yang mengetik Proklamasi

Naskah Proklamasi diketik pakai mesin tik pinjaman dari kantor angkatan laut Jerman.

Tonton dalam Bahasa Inggris →

Bagikan cerita ini WhatsApp X Facebook LinkedIn

Cerita lengkapnya

Malam 16–17 Agustus 1945, para tokoh berkumpul di rumah Laksamana Tadashi Maeda di Jakarta. Bung Karno menulis konsepnya dengan tangan, bersama Bung Hatta dan Achmad Soebardjo. Di rumah itu hanya ada mesin tik berhuruf kanji, jadi ajudan Maeda meminjam mesin tik huruf Latin dari kantor perwira angkatan laut Jerman, Dr. Hermann Kandeler.

Sayuti Melik mengetiknya dengan beberapa perubahan kecil, lalu Soekarno dan Hatta menandatanganinya. Naskah tulisan tangan sempat dibuang, dan wartawan B.M. Diah yang menyimpannya. Pukul 10 pagi, teks dibacakan di Jalan Pegangsaan Timur 56, lalu bendera merah putih jahitan Ibu Fatmawati dikibarkan. Mesin tiknya dikembalikan, dan menurut sebagian sejarawan, yang dipajang di museum sekarang bukan mesin aslinya.

Yang diucapkan narator

Ketuk satu baris untuk langsung ke sana.

Sumber

Setiap angka dan tanggal di layar kami periksa sebelum videonya dibuat.

Dibuat oleh teodolist studio

Mau seri video seperti ini?

Butuh video seperti ini untuk brand atau sekolah Anda?

Kami membuat ke-240 video ini, dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, masing-masing dari satu naskah. Kami membuat seri cerita untuk brand, sekolah, dan kanal.