1. Beranda
  2. Cerita
  3. the ulekan
the ulekan

Rahasia batu gunung api di balik sambal ulek nenek

Cobek dan ulekan terbaik itu dipahat dari batu gunung berapi, lho.

Tonton dalam Bahasa Inggris →

Bagikan cerita ini WhatsApp X Facebook LinkedIn

Cerita lengkapnya

Cobek dan ulekan tradisional dibuat dari batu andesit, batu hasil letusan gunung api. Di Muntilan, di kaki Gunung Merapi, para perajin memahatnya satu per satu dengan tangan dari batu yang terus 'dikirim' oleh Merapi sendiri.

Permukaan batunya yang kasar dan berpori justru jadi rahasianya: cabai dan bawang bukan terpotong, tapi pecah dan keluar minyaknya. Itu sebabnya banyak orang yakin sambal ulek lebih nendang daripada sambal blender. Cobek baru biasanya diulek dulu dengan beras atau pasir supaya pasir halusnya rontok, dan makin lama dipakai, makin licin dan makin hitam.

Yang diucapkan narator

Ketuk satu baris untuk langsung ke sana.

Sumber

Setiap angka dan tanggal di layar kami periksa sebelum videonya dibuat.

Dibuat oleh teodolist studio

Mau seri video seperti ini?

Butuh video seperti ini untuk brand atau sekolah Anda?

Kami membuat ke-240 video ini, dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, masing-masing dari satu naskah. Kami membuat seri cerita untuk brand, sekolah, dan kanal.