Cerita lengkapnya
Sandal berjepit sudah ada sejak zaman kuno, tapi sandal jepit karet yang murah mulai populer setelah Perang Dunia II, meniru zōri, sandal datar Jepang dengan tali di sela jari. Tahun 1962, Havaianas di Brasil membuat versi karetnya, dan desain ini menyebar ke seluruh negeri tropis karena murah, tahan air, dan gampang dilepas.
Yang terakhir itu penting banget di Indonesia, karena kita melepas alas kaki sebelum masuk masjid, musala, atau rumah orang. Selesai Jumatan, deretan sandal biru-putih yang mirip semua jadi teka-teki. Makanya banyak yang menandai sandalnya: ditulis inisial, dicoret spidol, atau ditukar talinya biar nggak ketuker.