1. Beranda
  2. Cerita
  3. the flip-flop
the flip-flop

Sandal jepit yang ketuker habis Jumatan

Sandal jepit yang kamu pakai tiap hari ternyata terinspirasi sandal tradisional Jepang.

Tonton dalam Bahasa Inggris →

Bagikan cerita ini WhatsApp X Facebook LinkedIn

Cerita lengkapnya

Sandal berjepit sudah ada sejak zaman kuno, tapi sandal jepit karet yang murah mulai populer setelah Perang Dunia II, meniru zōri, sandal datar Jepang dengan tali di sela jari. Tahun 1962, Havaianas di Brasil membuat versi karetnya, dan desain ini menyebar ke seluruh negeri tropis karena murah, tahan air, dan gampang dilepas.

Yang terakhir itu penting banget di Indonesia, karena kita melepas alas kaki sebelum masuk masjid, musala, atau rumah orang. Selesai Jumatan, deretan sandal biru-putih yang mirip semua jadi teka-teki. Makanya banyak yang menandai sandalnya: ditulis inisial, dicoret spidol, atau ditukar talinya biar nggak ketuker.

Yang diucapkan narator

Ketuk satu baris untuk langsung ke sana.

Dibuat oleh teodolist studio

Mau seri video seperti ini?

Butuh video seperti ini untuk brand atau sekolah Anda?

Kami membuat ke-240 video ini, dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, masing-masing dari satu naskah. Kami membuat seri cerita untuk brand, sekolah, dan kanal.