Cerita lengkapnya
Mi instan ditemukan di Jepang oleh Momofuku Ando, yang meluncurkan Chicken Ramen tahun 1958 setelah berbulan-bulan bereksperimen di gudang kecil di belakang rumahnya. Mi instan masuk ke Indonesia tahun 1969 lewat merek Supermi, lalu Indomie menyusul tahun 1972. Dalam beberapa dekade saja, sebungkus mi sudah jadi bagian hidup sehari-hari, dari kamar kos sampai tenda di gunung.
Menurut Asosiasi Mi Instan Dunia (WINA), orang Indonesia makan sekitar 14,7 miliar porsi pada 2024, kira-kira 52 porsi per orang. 'Tanggal tua' sudah jadi istilah yang dihafal semua mahasiswa dan pekerja muda, dan bagi banyak dari mereka, akhir bulan ditutup dengan sebungkus mi, telur kalau masih ada, dan telepon dari rumah.