Cerita lengkapnya
INEOS 1:59 Challenge dirancang khusus untuk satu tujuan. Rutenya lintasan datar 9,6 km di jalan Hauptallee, taman Prater, Wina, diputari sekitar empat setengah kali. Sebanyak 41 pelari elite, termasuk juara Olimpiade dan juara dunia, bergantian berlari dalam formasi di depannya, sementara sebuah mobil menembakkan sinar laser ke jalan sebagai penanda kecepatan.
Karena pacer bergantian, minum diantar sepeda, dan acaranya tertutup, catatan ini tak diakui sebagai rekor dunia resmi. Tapi ia mematahkan anggapan bahwa dua jam adalah tembok. Sehari kemudian di Chicago, Brigid Kosgei memecahkan rekor dunia maraton putri. Rekor resmi Kipchoge kemudian 2:01:09 di Berlin 2022, dan tahun 2023 Kelvin Kiptum mencatat 2:00:35 di lomba biasa.