Cerita lengkapnya
Hajatan seperti nikahan atau sunatan sering digelar di rumah, bukan di gedung. Tenda sewaan dipasang di atas gang, kursi plastik berjajar di aspal, dan jalan ditutup dengan papan seadanya. Secara aturan, memakai jalan kampung untuk acara pribadi perlu izin RT/RW dan polisi setempat. Kenyataannya, semua orang sudah paham harus memutar.
Tamu antre menyalami pengantin dan orang tua di pelaminan, memasukkan amplop ke kotak hias, makan prasmanan, lalu cepat pamit, karena hari itu mungkin masih ada dua kondangan lagi. Organ tunggal atau biduan dangdut menjaga suasana tetap ramai. Tenda biru sampai jadi lambang pernikahan, bahkan jadi judul lagu pop 90-an 'Tenda Biru' yang legendaris.